Prediksi  Champions: Mourinho Berharap Juventus Barcelona

 situs judi bola-Mantan pelatih Inter Milan Jose Mourinho berharap Juventusa akan bertemu Barcelona di final Liga Champions musim ini.

Mourinho yang pernah meraih treble winner bersama Inter pada 2010, percaya Juve dan Barca sama-sama tim yang layak jadi kandidat kuat karena mempunyai pengalaman, bakat, pemain istimewa. Di Juventus ada Cristiano Ronaldo sedangkan di Barca terdapat Lionel Messi.

Semua orang berbicara tentang Cristiano Ronaldo dan Messi, tetapi saya lebih suka berbicara tentang Juventus dan Barcelona,” kata Mourinho, Selasa (26/3/2019)

situs judi bola Barcelona dan Juventus adalah dua kandidat besar untuk berada di Fina

tetapi saya juga menilai ada

“Barcelona dan Juventus adalah dua kandidat besar untuk berada di Final, tetapi saya juga menilai ada kans dari tim Inggris atau Ajax dan Porto.”

“Barcelona dan Juventus sama-sama memiliki pengalaman, bakat, dan pemain istimewa. Biasanya ketika Anda memiliki pemain spesial, tim Anda lebih baik untuk itu. ”

Perempat final Liga Champions akan dimulai pada pada 10-11 April 2019. Barcelona di fase ini akan bertemu Manchester United sementara Juve akan ditantang jagoan Belanda, Ajax Amsterdam.

Juventus lolos ke perempat final secara dramatis dengan menyingkirkan Atletico Madrid. Sementara Barcelona sukses melumat Lyon dengan keunggulan agregat 5-1. Selanjutnya Juventus akan melawan Ajax dan Barcelona ditantang Manchester United.website judi bola

Juventus pernah menghadapi Barcelona pada final Liga Champions 2015. Ketika itu Barcelona berhasil mengalahkan Juventus 3-1.

Juventus dan Barcelona, mereka punya pengalaman, talenta, dan masing-masing tim punya pemain spesial. Biasa ketika tim memiliki pemain spesial, tim tersebut akan berakhir sebagai yang terbaik,” ucap Mourinho.bola online judi

Mourinho sendiri berambisi kembali melatih di Liga Champions setelah dipecat Man United pada 18 Desember lalu. The Special One berharap bisa merebut gelar Liga Champions ketiga setelah bersama FC Porto pada 2004 dan Inter Milan pada 2010. Bahkan jika saya bisa memenangi gelar Liga Europa.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.