badar agen judi bola-Pelatih Manchester City, Josep Guardiola, menegaskan gelar juara di Liga Champions tak menjadi tolok ukur kesuksesan timnya. Karena itu, ia memastikan Man City tak berada dalam bencana jika gagal keluar sebagai kampiun di kompetisi sepakbola antarklub paling bergengsi di Eropa tersebut.

Pernyataan ini diutarakan Guardiola lantaran geram mendengar pernyataan publik yang menganggap Man City berada dalam bencana besar karena tak mampu merengkuh gelar juara di ajang Liga Champions. Suara-suara ini pun kerap didengar Guardiola pada musim ini.

Tetapi, Guardiola menepis pandangan tersebut. Ia merasa Man City tetap menjadi tim yang hebat dan sukses, meski tak memenangkan trofi si Kuping Besar.
Sebab, gelar juara lain tetap bisa disegel Man City di ajang lainnya.bola online judi.
Di berbagai liga domestik, Man City bahkan telah berjaya dalam beberapa tahun terakhir. Musim lalu, mereka berhasil keluar sebagai kampiun di Liga Inggris sekaligus memecahkan rekor poin di

akhir musim.

Tren positif Man City di kompetisi domestik pun berlanjut pada musim ini. Mereka telah merebut satu gelar juara di ajang Piala Liga Inggris setelah menaklukkan Chelsea.
Torehan trofinya masih akan terus bertambah karena tim berjuluk The Citizen itu memiliki kans besar untuk merengkuh kembali gelar juara Liga Inggris. Kini, mereka tengah bertengger di puncak klasemen.

“Kami menang banyak di masa lalu dan itu sebabnya semua orang menilai kami harus juara di Liga Champions. Itu semua dianggap normal, padahal tidak. Standar saya tidak berpikir, ‘Kami adalah Man City, kami harus memenangkan segalanya. Kami harus memenangkan final dan jika tidak itu akan menjadi bencana.’

Ini akan menjadi bencana ketika Anda tidak melakukan apa yang harus Anda lakukan. Saya saat ini pun tidak memiliki banyak keluhan,” ujar Guardiola, sebagaimana dikutip dari Goal, Sabtu (16/3/2019).

website judi bola.“Saya cukup yakin penggemar kami tahu itu. Ketika saya berbicara dengan ketua, CEO, direktur olahraga, orang-orang yang bekerja di sini tahu dan mereka memuji apa yang telah kami lakukan dalam dua musim terakhir. Pada akhirnya, itu adalah hal yang paling penting.

Setelah itu, semua orang bisa menilai apakah itu bencana. Jika kami tidak memenangkan Liga Champions, pekerjaan kami selama tiga musim, setiap tiga hari, adalah kegagalan atau bencana?” lanjutnya.

Langkah Man City.

Langkah Man City sendiri masih berlanjut di Liga Champions 2018-2019. Mereka dapat melenggang ke perempatfinal setelah menaklukkan Schalke 04 dengan agregat skor 10-2. Di babak delapan besar, Man City bakal berhadapan dengan Tottenham Hotspur.situs judi nbola asia.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.